[]
 
Instiution and Science Unite
Bermain Tanah Justru Magus Untuk Kesehatan Anak

Rabu, 19 Juli 2017 20:22 WIB

Jika anak bermain tanah, kemungkinan besar kamu akan mencegahnya tau meminta anak segera mencuci tangan karena takut ada banyak bakteri penyebab penyakit masuk ke tubuh. Hal ini wajar dilakukan banyak orangtua, tapi tahukah kamu, semakin protektif kamu pada anak yang bermain tanah, semakin besar kemungkinan anak mengalami alergi lho.

Penelitian yang dilakukan ilmuwan University of Chicago di bidang microbial ecosystems mengungkapkan bahwa mencegah anak bermain tanah justru mengganggu sistem imunitas anak.

Jack Gilbert, penulis penelitian, mengatakan dalam bukunya Dirt Is Good: The Advantage of Germs for Your Child's Developing Immune System, mengatakan bahwa 'langkah pencegahan' yang biasa dilakukan orangtua terhadap anak ini bisa jadi justru memicu berbagai macam alergi, asma dan penyakit kulit eksema. Membuat tubuh justru menjadi hiper-sensitif terhadap benda bubuk yang halus.

 Bermain tanah justru baik untuk anak/copyright Pexels.com

"Kamu memiliki sel prajurit kecil di tubuh yang disebut neutrofil, dan ketika sel-sel ini menghabiskan banyak waktu untuk mencari sesuatu untuk bisa dilakukan, mereka berubah menjadi pemarah dan proinflamasi," jelasnya.

"Ketika akhirnya mereka melihat sesuatu yang asing, seperti serbuk sari, mereka menjadi eksplosif. Mereka menjadi reaktif, dan itulah yang memicu asma dan eksim, bahkan alergi makanan."

Dengan kata lain, sel-sel neutrofil ini seperti anak-anak yang butuh bermain dan punya banyak energi untuk dihabiskan. Mereka ingin mengenal sesuatu dari luar tubuh, dan ketika mereka justru 'tidak boleh bermain', reaksi yang ditunjukkan ketika melihat benda asing justru berlebihan.

Jack Gilbert menghubungkan dengan beberapa penelitian lama tentang bakteri di sekitar anak yang justru bisa menguatkan kekebalan tubuh, seperti tak sengaja menjatuhkan dot dan dimasukkan kembali ke mulut, dijilati anjing peliharaan, memegang hewan dan lain sebagainya.

Sama halnya dengan bermain tanah, meski ada banyak bakteri di tanah, namun justru bisa memberi manfaat menguatkan kekebalan tubuh anak, selain melatih motorik halus anak terhadap benda.

Mencuci tangan memang kebiasaan baik dan sehat yang perlu dibangun sejak kecil, namun bukan berarti bisa menghentikan anak untuk mengenali benda-benda di sekitarnya. Biarkan anak puas dulu bermain, atau ingatkan sesekali jika kelewat batas.

Setelah bermain, baru ajak anak untuk mencuci tangan dengan sabun biasa, bukan dengan sabun anti-bakteri atau hand sanitizer.

Sumber: Vemale.com




Related Article


Mengatasi Tantrum (Ledakan Emosi) Pada Anak
Saat masih bayi, manusia menangis untuk mengkomunikasikan keinginannya. Semakin keingannya tidak terpenuhi, semakin menangis Ia. Bahkan sampai menjerit histeris yang membuat orang tua semakin kebingun ...



Biaya Untuk Hidup Layak Di Kota-Kota Besar Ini
Kebutuhan Hidup Layak (KHL) adalah standar kebutuhan yang harus dipenuhi oleh seorang pekerja untuk hidup dengan baik secara fisik, non fisik, dan sosial. Nilai KHL di suatu daerah pun kerap dijadikan ...



Anak Gila
Seorang laki – laki berumur 25 tahun naik kereta bersama Bapaknya. Di dalam kereta, ia berjalan kesana kemari dengan penuh rasa gembira, sambil tertawa riang bahagia. Ternyata ada seorang wanita ...



Menurut Bill Gates, Kapan Anak Diperbolehkan Main Gadget/ HP?
Bill Gates, salah seorang terkaya di dunia, menerapkan aturan tegas tentang memberikan gadget pada anak-anaknya. Ia juga menetapkan usia minimum anak-anak dibolehkan memiliki ponsel. Hal ini patut dit ...



Pengaruh Orang Tua Yang Sibuk Bekerja Terhadap Perkembangan Anak
Semakin tingginya kebutuhan keluarga, membuat Ayah Dan Ibu harus sama-sama mencari nafah untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Tak ada yang salah sebanarnya dengan hal tersebut karena kelaryag merupakan ...



 







Design by ztrongmind.net@2011. All rights reserved.
Powered by Jogloweb.com